puasa

8 Tips Agar Tetap Sehat dan Tidak Lemas Saat Berpuasa

Gapura Residence – Tips Puasa – Ramadhan – Sehat Saat Berpuasa

Hallo Gapura Reader dalam rangka menyambut bulan Ramadhan Gapura bagi – bagi tips puasa untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh tentunya sangat dibutuhkan di bulan Ramadan ya Gapura Reader. Di saat tubuh tidak mendapatkan asupan makanan seperti biasanya, disarankan untuk tetap menjaga kebugaran tubuh dengan berbagai tips puasa ini!

Tips puasa untuk tubuh yang sehat di bulan Ramadan

Berpuasa bukanlah alasan untuk malas-malasan, apalagi melupakan makanan sehat. Orang yang sedang berpuasa cenderung melahap apa saja ketika beduk Magrib tiba. Padahal, hal ini bisa merugikan kesehatan .Maka dari itu, kenalilah berbagai tips puasa ini untuk badan yang lebih sehat dan kuat di bulan Ramadan.

1. Jangan lupakan air putih

Kamu memiliki dua kesempatan untuk memenuhi kebutuhan air putih tubuh, selama bulan Ramadan. Dua kesempatan yang dimaksud adalah jam sahur dan jam berbuka puasa.Ketika jam sahur dan berbuka puasa datang, penuhilah asupan air putih Kamu agar tubuh tetap terhidrasi selama puasa.Selama puasa, usahakan untuk minum 2 liter air putih di saat jam buka puasa dan sahur tiba. Hal ini dilakukan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.Itulah tips puasa pertama yang harus Kamu lakukan. Jangan sampai lupa!

2. Jangan malas-malasan

Bagi Kamu yang berpuasa di rumah, jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk rebahan. Para ahli bahkan menyarankan untuk tetap jalan kaki di sekitaran rumah atau bermeditasi.Tidak hanya baik untuk tubuh, aktivitas fisik yang tidak terlalu berat ini bisa membantu Kamu “melupakan” rasa lapar, lho. Namun ingat, jangan gunakan terlalu banyak energi selama beraktivitas fisik, ya.

3. Jangan “kalap” saat berbuka puasa

Orang yang lapar saat puasa, cenderung melahap apapun yang ada di depan matanya, saat berbuka puasa. Padahal, hal ini bisa membuat perut merasa kembung dan Kamu pun kelelahan. Tidak jarang juga rasa kantuk tiba.Cara terbaik untuk berbuka puasa ialah melahap makanan secukupnya, agar tubuh tidak “kaget”.

4. Mengonsumsi protein 

Dengan berpuasa, asupan kalori tubuh akan berkurang. Hal ini bisa menyebabkan banyak otot yang “menghilang” dari tubuh Kamu.Tips puasa selanjutnya ialah mengonsumsi makanan berprotein tinggi. Sebab, mengonsumsi makanan berprotein tinggi selama sahur dan buka puasa, bisa meminimalisir otot yang “terbuang” saat puasa.Ada banyak makanan berprotein tinggi yang bisa Kamu lahap selama puasa, seperti edamame (9 gram protein per satu cangkir), dada ayam (27 gram protein), hingga Greek Yogurt (11 gram protein).

5. Jangan lupakan makanan “alami”

Selain untuk menjalani kewajiban beragama, banyak orang yang berpuasa untuk meningkatkan kesehatan mereka. Meskipun berpuasa membuat Kamu “meninggalkan” makanan sejak terbitnya matahari hingga beduk Magrib, jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk lupa akan pola makan sehat.Tips puasa yang tidak boleh dilupakan selanjutnya adalah banyak-banyak mengonsumsi makanan nabati selama sahur dan buka puasa. Bahkan, mengonsumsi makanan “alami” dianggap bisa mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan berbagai macam penyakit kronis lainnya.Makanan alami yang dimaksud adalah makanan yang tidak diproses, seperti buah, sayur, daging sapi atau ayam yang tidak diproses (seperti nugget misalnya).

6. Melakukan olahraga ringan

Berolahraga adalah aktivitas menyehatkan yang harus tetap dilakukan selama berpuasa. Tapi, pilihlah jenis olahraga yang tidak terlalu intens, seperti jalan kaki, yoga, atau sekadar melakukan pekerjaan rumah (mencuci, menyapu, menyiram kebun). Berolahraga ringan selama puasa bisa menjaga tubuh tetap bugar. Sehingga Kamu pun akan merasa lebih kuat dalam menjalani puasa.

7. Menghindari makanan dan minuman manis

Gula memang bisa memberikan energi untuk Kamu. Namun, energi yang diberikannya bersifat temporer dan tidak lama. Misalnya, Kamu makan banyak kue kering atau meminum es teh manis saat sahur. Diperkirakan, energi yang Kamu dapat dari makanan dan minuman ini hanya akan bertahan selama 2 jam. Di saat gula darah mulai menurun, maka rasa lapar dan kelesuan akan datang.Makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, atau pasta lebih disarankan. Begitu pula dengan makanan berprotein tinggi seperti daging dan kacang-kacangan.

8. Berkonsultasi dengan dokter

Berkonsultasi dengan dokter untuk mengonsumsi obat-obatan selama bulan Ramadan adalah tips puasa yang tidak boleh dilupakan.Beberapa kondisi medis tertentu yang membutuhkan pengobatan, misalnya konsumsi obat antikejang, harus tetap dilakukan guna mencegah datangnya kejang (jika dokter memang meresepkannya untuk Kamu). Namun, karena berpuasa, Kamu jadi tidak bisa mengonsumsinya. Maka dari itu, berkonsultasi dengan dokter adalah tips puasa yang tidak boleh dilupakan.

Begitu pula dengan obat-obatan antibiotik, yang biasanya harus diminum setelah makan. Jadi, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter selama puasa, ya Gapura Reader.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *