hari raya waisak

Napak Tilas Waisak, Sejarah Hingga Bagaimana Perayaannya

Gapura Residence – Hari Raya Waisak | Napak tilas Waisak | Perayaan Waisak

Halo Gapura Reader tahukah kamu Hari Raya Waisak yang merupakan perayaan agama Buddha yang paling penting.

hari raya waisak

Adapun, penyelenggaraan perayaan Waisak atau Hari Buddha merupakan perayaan hari ulang tahun Buddha. Waisak bagi sebagian umat Buddha menandakan pencerahannya atau saat Buddha menemukan makna hidup.

Sejarah Waisak Buddhis, sebutan bagi umat Buddha, tidak percaya pada Tuhan tunggal yang menciptakan dunia dan segala yang ada di dalamnya. Faktanya, banyak Buddhis percaya dalam ajaran-ajaran seorang pria bernama Siddhartha Gautama yang juga dikenal dengan Buddha.

Siddhartha dipercaya sebagai seorang pangeran yang lahir dari keluarga kaya di tempat yang saat ini disebut Nepal pada abad ke-5 sebelum masehi.

Dipercaya bahwa Siddhartha Gautama sadar bahwa kekayaan dan kemewahan tidak menjamin kebahagiaan. Alhasil, dia bepergian sebagai seorang tunawisma suci untuk mempelajari lebih banyak tentang dunia dan melihat penderitaan dunia. Lebih lanjut, dipercayai bahwa setelah enam tahun belajar dan meditasi dalam perjalanannya, dia menjadi sadar secara spiritual dan mencapai tujuannya untuk mencari makna dalam kehidupan. Hal ini disebut pencerahan.

Pada saat itu, dia menjadi Buddha. Sepanjang hidupnya, Siddhartha mengajari pengikutnya akan pengalamannya. Buddha adalah gelar dan bukan sebuah nama. Artinya adalah yang dicerahkan atau yang telah bangkit. Kapan Waisak dirayakan? Waisak dirayakan setiap satu tahun sekali. Pada tahun 2021 ini, Hari Raya Waisak jatuh pada Rabu, 26 Mei 2021.

Tanggal perayaan Waisak berubah setiap tahun. Itu karena pada penggunaan kalender lunar kuno, waisak biasa jatuh pada Mei atau awal Juni. Bagaimana Waisak dirayakan? Setiap budaya Buddhis memiliki tradisi masing-masing untuk Waisak. Namun, Waisak dirayakan di banyak negara, termasuk India, Thailand, serta Korea Selatan dan Utara. Banyak umat Buddha akan pergi ke kuil setempat, bahkan beberapa tinggal di sana sepanjang hari selama bulan purnama.

Hari Raya Waisak

Banyak juga umat Buddha yang akan melakukan perbuatan baik, berpartisipasi dalam nyanyian dan meditasi, refleksi terhadap ajaran agama, membawa persembahan ke kuil, dan berbagi makanan dengan orang lain. Para keluarga akan mendekorasi rumah dan lentera mereka, berpartisipasi dalam prosesi, dan menggunakan pakaian khusus berwarna putih untuk menandai perayaan. Para kerabat dan keluarga mungkin juga saling bertukar kartu ucapan.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *