Cepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini

GapuraCepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini.

 

Tubuh akan mengalami dehidrasi akut saat menjalankan ibadah puasa, karena konsumsi air putih lebih sedikit dibandingkan hari biasanya. Membuat tubuh menjadi lemas, lesu dan terkadang kepala terasa pusing karena tidak minum selama 14 jam. Terlebih Ketika aktivitas sedang padat dan cuaca sedang panas terik.

Kebanyakan orang mengatasi rasa haus saat berpuasa adalah dengan tidur. Namun cara tersebut tidak menjadikan Anda produktif. Rasa haus adalah sensasi normal saat tubuh membutuhkan asupan cairan. Berikut tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa haus saat berpuasa.

Cepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini.

  1. Kurangi konsumsi makanan manis

Makanan yang terlalu banyak mengandung rasa manis dapat menyebabkan rasa haus setelah dikonsumsi. Hal ini terjadi karena adanya lonjakan kadar gula darah dalam tubuh. disaat partikel gula mencapai darah, air bergerak keluar dari sel kemudian masuk ke dalam darah, yang menyebabkan lonjakan pada kadar gula darah. Karena makanan manis mengandung gula yang cenderung membuat tenggorokan terasa sangat kering. Lebih baik pilih konsumsi air mineral saat sahur secukupnya untuk memenuhi cairan pada saat berpuasa, agar tidak cepat merasa haus. Hindari minuman manis yang dikonsumsi saat sahur dengan gula yang berlebih seperti jus, es cokelat, ataupun es teh. Jika makanan hindari kue yang terlalu manis seperti brownies, es krim.

Cepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini.

  1. Kurangi aktivitas berat

Selama menjalankan ibadah puasa usahakan Anda jangan melakukan aktivitas yang berat. Aktivitas yang berat dapat menyebabkan tubuh jadi cepat haus sehingga Anda bisa cepat lemas. Bila Anda ingin berolahraga atau melakukan aktivitas berat lainnya, usahakan sore menjelang waktu berbuka puasa atau lakukan dimalam hari. Aktivitas tergolong berat apabila selama beraktivitas tubuh mengeluarkan banyak keringat, denyut jantung dan frekuensi nafas sangat meningkat sampai terengah-engah. Hindari aktivitas berat selama puasa seperti berjalan dengan sangat cepat, mendaki bukit, berjalan membawa beban di punggung, jogging dengan kecepatan 8 km/jam, berlari. Apabila Pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang berat usahakan untuk memberi waktu luang tubuh beristirahat sejenak agar tidak menguras terlalu keringat.

Cepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini.

  1. Hindari minuman kafein saat sahur

Kafein adalah diuretik yang dapat merangsang proses pengeluaran air dalam tubuh. diuretik adalah sebuah zat yang mengakibatkan tubuh manusia memproduksi urin. Minuman berkafein seperti teh, kopi, dan minuman bersoda dapat memicu tubuh mengeluarkan cairan saat sahur. Dan kafein yang terdapat di dalam kopi atau the dapat menyebabkan naiknya aliran darah melalui ginjal. Hal ini yang menyebabkan Anda jadi lebih sering ke toilet buang air kecil dan cepat dehidrasi. Jika Anda tidak bisa menghindari konsumsi minuman berkafein, setidaknya kurangi asupan minuman berkafein untuk mencegah rasa haus di siang hari.  Disarankan jika memang Anda terbiasa dengan kopi atau teh untuk meminum air setelah ngopi karena cairan bisa menurun.

Cepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini.

  1. Batasi aktivitas diluar

Teriknya cahaya matahari dapat membuat tubuh Anda merasa sangat haus dikarenakan udara yang panas. Udara yang kering pun kemungkinan juga dapat menyebabkan tenggorokan kering dan rasa haus muncul secara terus-menerus. Aktivitas di luar juga dapat menyebabkan keringat yang keluar secara berlebihan juga mengakibatkan rasa haus. Bila aktivitas Anda lebih banyak di luar ruangan, jangan lupa gunakan pelindung tubuh. Gunakan jaket dan topi sebagai pelindung tubuh Anda saat beraktivitas. Dengan cara ini Anda akan dapat mengatasi rasa haus saat puasa, karena badan terasa lebih adem.

Cepat Merasa Haus Saat Puasa? Atasi dengan 5 Tips ini.

  1. Konsumsi buah dan sayur

Mengonsumsi buah dan sayuran saat sahur adalah salah satu cara menahan rasa haus saat puasa. Makanan yang mengandung air terdapat dalam buah-buahan seperti semangka, pisang, stroberi, melon, jeruk, pir, mentimun, selada, dan tomat. Serat yang realitf rendah, buah-buahan dan sayuran yang mengandung air dapat menghidrasi tubuh dua kali lebih efektif daripada air. Buah dan sayur tidak hanya dapat mengatasi rasa haus namun juga memberikan banyak manfaat nutrisi yang membantu air tetap bertahan lebih lama di tubuh Anda. Dehidrasi dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh jadi makan makanan yang kaya kalium saat Anda merasa haus akan membantu mencegah gejalanya.

Tips tersebut dapat membantu Anda Ketika berpuasa mengalami rasa haus yang sering kali terjadi. Dan sebisa mungkin lakukan pola tidur yang cukup dan olahraga ringan agar badan tetap selalu bugar.

Share

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *